Dekan FP Unila Pacu Dosen Raih Paten

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Irwan Sukri Banuwa, M.Si., mendorong para dosen untuk segera mematenkan hasil penelitian agar dapat diberdayakan dan dimanfaatkan khalayak publik.

Tidak hanya sebatas mengajar, seorang dosen FP Unila mempunyai tugas profesional melakukan penelitian untuk kemudian dipublikasikan.

Penelitian yang sudah dipublikasi memiliki dampak yang positif untuk masyarakat sebagaimana visi dari tridarma perguruan tinggi.

“Saat ini, hampir kebanyakan dosen kurang tertarik untuk mengangkat penlitian mereka. Mereka mengganggap peneltian yang dilakukan kurang wah atau biasa-biasa saja, padahal dari kaca mata saya maupun masyarakat apa yang mereka teliti termasuk luar biasa,” ujar Dekan FP Unila Prof. Dr. Irwan, S. Banuwa (Kamis, 17 April 2017 diruang Dekan) 

Oleh karena itu Prof. Irwan mendorong para dosen untuk giat melakukan penelitian dan memublikasikannya. Selain untuk mempertahankan akreditasi Universitas dan Fakultas sebagaimana yang tercantum dalam borang akreditasi dalam item jumlah penelitian.

Sebelumnya, Fakultas Pertanian Unila (FP Unila) telah mendapatkan tiga Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) atas tiga paten produk pertanian hasil karya dosen-dosen Fakultas Pertanian Unila.

Tiga HaKI itu antara lain ;
1. “Penstabil Tegangan Pltmh Menggunakan Beban Komplemen Berbasis Pengendali Mikro Untuk Proses Pemanasan Pengeringan Hasil Panen” atas nama Dr. Dwi Haryono (dosen Jurusan Agribisnis), Prof. Sugeng P Harianto (dosen Jurusan Kehutanan), Fauzan Murdapa (dosen Fakultas Tenik), Yulianto Raharjo (dosen FakultasTeknik), dan Sigit Krisbiantoro.

2. “Formulasi Surfactan Berbasis Mes Untuk Aplikasi EOR” atas nama Dr. Sri Hidayati (dosen Jurusan THP).

3. “Formulasi Pupuk Fosfat Dari Batuan Fosfat Dan Limbah Cair Agroindustri” atas nama Prof. Ainin Nisnawati (dosen Jurusan Ilmu Tanah), Prof. Sri Yusnani (dosen Jurusan Agroteknologi), serta Sarno (dosen Jurusan Ilmu Tanah). Klik berita terkait

Selain mengikuti jejak dosen-dosen Fakultas Pertanian Unila yang sudah lebih dahulu dapatkan sertifikat HaKI, Prof. Irwan menghimbau kepada para tenaga pendidik untuk memublikasikan dan mendaftarkan diri ke HaKI guna melindungi hasil penelitian mereka. [unila.ac.id]