EFEKTIFITAS PROTEKSI SATELIT RNA (Sat-RNA) CMV (cucumber mosaic virus) TERHADAP STRAIN GANAS CMV PADA CABAI MERAH ( Capsicum annuum L.)

ABSTRAK

 

 

EFEKTIFITAS PROTEKSI SATELIT RNA (Sat-RNA)

CMV (cucumber mosaic virus) TERHADAP STRAIN GANAS CMV

PADA CABAI MERAH ( Capsicum annuum L.)

 

 

Oleh

 

 

Sari Marliawati

Salah satu penyakit penting pada tanaman cabai adalah penyakit yang disebabkan oleh CMV (cucumber mosaic virus). Virus tersebut dapat menyebabkan kegagalan panen dan menimbulkan kerugian besar pada petani cabai merah. Salah satu alternatif cara pengendalian adalah pengendalian dengan proteksi silang dengan menggunakan satellite RNA (Sat-RNA).

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Sat-RNA yang berasosiasi dengan CMV terhadap perkembangan penyakit yang disebabkan oleh strain ganas CMV.  Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah infeksi  Sat-RNA yang berasosiasi dengan strain lemah CMV dapat memproteksi tanaman cabai dari superinfeksi strain ganas CMV.

 

 

Penelitian ini dilaksanakan di rumah plastik Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Bandar Lampung, dari bulan Maret 2005 sampai dengan Agustus 2005. Penelitian ini disusun dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 8 perlakuan dan 3 ulangan. Macam perlakuan adalah  : 1.  Kontrol (bufer fosfat) ; 2.  Strain ganas CMV2 ; 3.  Inokulum SatRNA-CMV (LW3); 4. Inokulum SatRNA-CMV (MT3); 5. LW3 + CMV2; 6.CMV2 + LW3 ; 7.  MT3 + CMV2; 8. CMV2 + MT3

Data diolah dengan sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf nyata 5%.

 

Dari hasil penelitian diketahui bahwa perlakuan inokulasi strain lemah CMV cenderung tidak menurunkan hasil dan komponen hasil tanaman cabai. Inokulasi strain lemah CMV isolat MT-3 berpotensi memproteksi tanaman cabai dari superinfeksi strain ganas CMV dengan pengaruh yang nyata. Infeksi strain ganas CMV-G memiliki panjang buah yang lebih pendek dibandingkan dengan infeksi strain lemah CMV.