Estimasi Korelasi Genetik Antara Produksi Susu Dengan Produksi Lemak Susu Sapi Fries Holland Di Kelompok Tani Setuju Desa Purwoasri Kota Metro

ABSTRAK

 

Estimasi Korelasi Genetik Antara Produksi Susu Dengan Produksi Lemak Susu Sapi Fries Holland Di Kelompok Tani Setuju Desa Purwoasri Kota Metro

 

 

Oleh

 

AHMAD ALBARADA

 

 

 

Peningkatan produksi susu yang terjadi akibat dari pelaksanaan seleksi akan sangat ekonomis apabila diiringi dengan produksi lemak.  Hal ini dikarenakan lemak susu merupakan komponen yarg penting dalam susu karena lemak susu mempunyai arti ekonomis yang dapat digunakan untuk menentukan rasa, bau, dan tekstur susu serta merupakan konstituen yang dapat mempengaruhi kesehatan manusia.  Peranan lemak susu yang lainnya adalah sebagai bahan mentah dalam pembuatan es krim, mentega, dan produk susu lainnya yang banyak dikonsumsi oleh manusia.  Kadar lemak susu yang semakin tinggi di dalam susu akan meningkatkan harga susu yang dihasilkan oleh sapi perah.  Oleh karena itu, usaha seleksi sapi perah sering ditujukan untuk menghasilkan susu dengan produksi lemak susu yang tinggi.

 

Penelitian dilakukan di peternakan Kelompok Tani Setuju, desa Purwoasri, kota Metro pada bulan Juli–September.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei.  Data yang digunakan berupa catatan produksi lemak susu pada laktasi I dan II.  Nilai heritabilitas produksi susu dan produksi lemak susu  diestimsi menggunakan metode regresi induk-anak.

 

Nilai heritabilitas produksi susu sebesar 0,32 ± 0,62, hal ini menyatakan bahwa produksi susu 32% dipengaruhi oleh faktor genetik, nilai heritabilitas produksi lemak susu sebesar 0,1 ± 0,32, kondisi ini tidak efektif untuk melakukan seleksi individu dalam usaha peningkatan produksi lemak susu, nilai korelasi genetik antara produksi susu dengan produksi lemak susu sapi FH di Kelompok Tani Setuju masing-masing adalah 0,61 ± 0,19, hal ini menunjukkan bahwa seleksi untuk peningkatan produksi susu akan diikuti dengan peningkatan produksi lemak susu.