FAPERTA BERKARYA “Produksi Benih Tanaman Bermutu Tinggi”

Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila) pada hari Kamis tanggal 2 Agustus tahun 2018 bertempat di Radar Lampung Televisi. Jurusan Agronomi dan Hortikultura FP Unila melalui Ir. Eko Pramono, M.S., dan Dr. Ir. Agustiansyah, M.Si., melaksanakan program siaran Faperta Berkarya live on Radar Lampung Televisi dengan tema ” Produksi Benih Tanaman Bermutu Tinggi ”.

Benih adalah tanaman atau bagian tanaman yang berfungsi atau difungsikan untuk memperbanyak dan / atau mengembangkanbiakan tanaman (UU No. 12 tahun 1992 tentang Budidaya Tanaman). Contoh benih dari tanaman : bibit kelapa sawit dalam polibag, bibit pisang, bibit rambutan berupa cengkokan dalam polibag.

Contoh bagian tanaman ; biji, setek, dan umbi.

Benih bermutu adalah benih yang baik dan benar.
Baik : mutu fisik dan mutu fisiologi.
Benar : mutu genetic.

Jika dalam bentuk tanaman bibit maka:
Mutu fisik : sehat dan sempurna (akar, batang, dan daunnya)
Mutu fisiologisnya : pertumbuhannya optimal, yaitu sesuai dengan kinerja fisik dan umurnya.

Mutu genetiknya : jenis-jenis atau varietas atau klonnya, contoh:
Bibit rambutan klon rapiah, bibit durian klon montong, sambung pucuk atau okulasi dengan batang bawah montong.

Jika dalam bentuk biji atau stek atau umbi :
Mutu fisiknya : bersih dan sehat.
Mutu fisiologinya : daya tumbuh/ kecambahnya tinggi (>80%).
Mutu genetiknya : jelas varietas, atau klon.

Dalm hal ini para petani di Indonesia sangat menyadari penting dan perlunya benih bermutu ini sejak dahulu kala hingga saat sekarang. Sebagai contoh: para petani selalu menyisihkan sebagaian biji hasil panennya, yang baik bernas dan masak, disediakan bagi pertanamannya pada musim tanam selanjutnya. 

Dalam memproduksikan benih bermutu diantaranya benih dapat diproduksi oleh produsen benih, atau penangkar benih, atau petani itu sendiri dengan selalu didasarkan pada dua aspek, yaitu antara lain: Aspek Agronomi dan Aspek Genetika.

Aspek agronomi dalam produksi benih adalah segala segi agronomi yang mempengaruhi produktivitas dan mutubenih yang dihasilkan, yaitu mutu fisik dan mutu fisiologi benih.

Aspek agronomi meliputi; kesuburan lahan, pengairan, pengendalian hama dan penyakit tanaman, pengelolaanpanen dan pasca panen. Artinya bahwa produksi benih harus dilakukan pada lahan yang subur, kecukupan air, terbebas dari serangan hama dan penyakit, dipanen pada tingkat kemasakan yang optimal, dan dikelola pascapanennya dengan pengeringan, pembersihan, dan penyimpanan yang memadai.

Aspek genetika dalam produksi benih adalah segala segi genetika yang mempengaruhi produktivitas dan mutu benih, yaitu mutu genetic. Dalam kaitanaspek genetika mencakup:
1. menggunakan benih sumber yang bermutu.
2. mengelola lingkungan pertanaman produksi benih yang benar.
3. mengelola panen calon benih dengan baik dan benar.
4. mengelola pasca panen calon benih dengan baik dan benar. 

Benih sumber adalah benih yang ditanam untuk tujuan memproduksi benih kembali. Ada beberapa kelas benih sumber dan kelas benih yang dihasilkan, antara lain sebagai berikut ;

a. Benih penjenis (breeder seed = BS). Benih sumber yang ditanam untuk menghasilkan benih kelas benih dasar (foundation seed=FS).
b. Benih dasar (FS). Benih sumber ditanam untuk menghasilkan benih kelasbenih pokok (stock seed = SS).
c. Benih pokok (stock seed=SS). Benih sumber yang ditanam untuk menghasilkan benih kelas benih sebar.
d. Benih sebar (extention seed= ES) adalah bukan benih sumber lagi, tetapi benih yang ditanam oleh para petani untuk menghasilkan pangan.

Jadi benih sumber ada tiga kelas, yaitu ; BS, FS, dan SS.

Para petani bisa memproduksi benih bermutu secara mandiri dengan melakukan secara teknik agronomis, mampu melakukan kegiatan produksi benih; tetapi secara teknik genetika. Petani perlu dibantu oleh pihak lain yang memahami aspek genetika dalam produksi benih diantaranya yaitu : Badan pengawasan dan Sertivikasi Benih (BPSB) dan Perguruan Tinggi yang memiliki Fakultas Pertanian.

Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila), melalui dosen-dosen yang tergabung dalam Peer Group Benih sudah beberapa tahun hingga sampai saat sekarang ini membina petani penagkar benih untuk memproduksi benih padi bermutu, seperti di Desa (Pekon) Gedung Agung Kecamatan Pulau Panggung Kabupaten Tanggamus.

Maju Cemerlang Faperta Kita.