Laboratorium Analisis Pangan Segar FP Unila Kini Lebih Representatif

dekan wan abbas(Unila): Laboratorium Analisis Pangan Segar (APS) Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila) kini lebih representatif. Sejak diresmikannya gedung pascasarjana FP Unila akhir Februari lalu, laboratorium APS ditempatkan pada ruangan khusus sehingga tidak lagi bercampur dengan teaching lab lainnya.

Dekan FP Unila Prof. Dr. Ir. Wan Abbas Zakaria, M.S., mengatakan, laboratorium analisis pangan segar yang ada di Fakultas Pertanian Unila sudah beroperasional empat tahun belakangan. Namun yang sebelumnya belum representatif karena masih bercampur dengan teaching lab.

“Jadi kita diberi kewenangan untuk menyertifikasi produk-produk pertanian segar melalui laboratorium APS ini, terutama untuk prima dua dan prima tiga. Ini dilakukan untuk mendukung Otoritas Kompetensi Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Lampung,” ujarnya.

Prof. Dr. Ir. Wan Abbas Zakaria, M.S., menjelaskan, sertifikasi sangat diperlukan karena persyaratan standar mutu dan keamanan pangan di pasar global semakin ketat dan beberapa standar pangan internasional telah diberlakukan wajib oleh negara maju.

Guru Besar Sosial Ekonomi FP Unila ini menambahkan, tingginya poin akreditasi yang diperoleh THP Unila beberapa waktu lalu pun karena program studi tersebut memiliki beberapa laboratorium unggulan. Yakni laboratorium analisis hasil pertanian prima dan laboratorium analisis pangan segar.

“Untuk laboratorium analisis hasil pertanian prima kita (FP, red) salah satu yang terbaik di kawasan Asia. Alat-alatnya pun didatangkan dari Jepang. Sedangkan untuk laboratorium analisis pangan segar FP Unila satu-satunya perguruan tinggi negeri yang ditunjuk pemerintah daerah sebagai acuan untuk mengeluarkan sertifikat pangan segar,” ujarnya.

Selain meningkatkan proses akreditasi dan memperoleh ISO, Prof. Dr. Ir. Wan Abbas Zakaria, M.S. menjanjikan adaya peningkatan kualitas lainnya di Fakultas Pertanian. Seperti halnya peningkatan kerja sama riset dalam waktu dekat ini.

Ia pun optimistis dengan adanya kerja sama dan peningkatan akreditasi pada Program Studi di FP Unila akan berpengaruh positif terhadap output yang dihasilkan FP Unila ke depan. “Insyaallah FP Unila siap menghadapi tantangan dalam persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN,” pungkasnya.[] Sumber: www.unila.ac.id