MoU PT. Bayer Indonesia dengan FP Unila 2019


Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila) dengan PT. Bayer Indonesia melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait Program Bayer Safe Use Ambassador 2019. Penandatanganan MoU dilaksanakan oleh Dekan FP Unila Prof. Dr. Ir. Irwan Sukri Banuwa, M.Si., dan Silvia Witlin, S.P. (PT. Bayer Indonesia) pada hari Sabtu tanggal 5 Oktober 2019 bertempat di gedung A1 FP Unila.
Tujuan kerjasama adalah untuk berkolaborasi dalam program Bayer Safe Use Ambassador. Memberikan pelatihan kepada para mahasiswa FP Unila dalam penggunaan Produk Perlindungan Tanaman (PPT) yang aman, sehingga membekali mahasiswa dengan pengetahuan, yang dapat disampaikan kepada para petani selama masa pelatihan dan karir masa depan mahasiswa FP Unila.
Apresiasi Dekan FP Unila.
Dalam sambutan Prof. Dr. Irwan S Banuwa menyampaikan kepada para mahasiswa FP Unila, mengatakan,” kegiatan pagi hari ini merupakan kegiatan Bayer Safe Use Ambassador training yang merupakan kerjasama antara PT. Bayer Indonesia yang sudah lama bermitra dengan Fakultas Pertanian Unila yang berkaitan dengan produk-produk yang dihasilkan PT. Bayer dan diuji coba pada berbagai kondisi dan berbagai tanaman”.
Selain pestisida yang dihasilakan, PT. Bayer juga menghasilkan pestisida kimia baik itu insektisida, fungisida antracol dan juga dihasilkan pestisida hayati atau pestisida organik yang mungkin tidak lama akan di release oleh PT. Bayer, selain produk-produk pestisida yang dihasilkan benih dan yang lain.
Oleh karena itu, maka banyak ruang yang cukup lebar untuk adik-adik mahasiswa masuk dalam pelaksanaan penelitian berkaitan dengan penyelesaian studinya.
Kita bisa menilai suatu organisasi setelah kita benar-benar memahami, maka jangan terburu-buru untuk menghakimi suatu organisasi  sebelum kita tau persis ruang lingkup dan kinerja organisasi tersebut.
Memang para penggiat lingkungan yaitu produsen-produsen pestisida menjadi lawan, tapi bagi kita orang-orang yang bergerak disektor pertanian tentu hal seperti itu tidak perlu kita lakukan, kita harus objektif dalam menilai segala sesuatu.
Dimanapun kita jika memiliki kemampuan diatas rata-rata kita tidak perlu melihat dan berkecil hati dari mana lulusan kita.
Adik-adik mahasiswa tau! benar bahwa Fakultas Pertanian Universitas Lampung merupakan perguruan tinggi atau fakultas yang relatif muda dibandingkan dengan fakultas pertanian yang ada dipulau jawa.
Tapi, kinerja atau etos kerja dan semangat kita serta kemampuan individu itulah yang menjadi ukuruan dalam kita berkompetisi. Klik Penganugerahan Rekor MURI Perolehan Hak Cipta Terbanyak Dalam Satu Catur Wulan Kepada Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila) tahun 2018.
Klik FP Unila Memperoleh Rekor MURI Yang Ke-II Tahun 2019
Oleh karna itu Fakultas Pertanian Unila sangat menerima kerja sama dari organisasi yang berkaitan dengan pertanian “tidak lain dan tidak bukan” bahwa kita ingin berkontribusi dalam pembangunan pertanian yang ada di Indonesia. “Ujar” Dekan Fakultas Pertanian Universitas Lampung.
Maju Cemerlang Faperta Kita.










EnglishIndonesian