Fakultas Pertanian Unila Dalam Mendukung Program Gubernur Lampung “Petani Lampung Berjaya” 2020

Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila) melalui Prof. Dr. Ir. Irwan Sukri Banuwa, M.Si., (selaku Dekan FP Unila) beserta Tim Dosen Pertanian Unila memaparkan capaian Fakultas Pertanian Unila kepada Gubernur Provinsi Lampung dan para Kepala OPD (Organisasi Pemerintah Daerah) dalam upaya melakukan inovasi-inovasi dibidang pertanian, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (7/1/2020).

Dari beberapa program yang disampaikan Prof. Irwan dan Tim Dosen FP Unila, untuk mendukung program Gubernur Lampung adalah “Petani Lampung Berjaya”.

Keunggulan atas capaian Fakultas Pertanian Unila yang telah dipaparan diantaranya; integrasi antara sub sektor pangan, peternakan, dan perkebunan.

Program yang diajukan kepada Gubernur Lampung, yaitu;
1. Pemanfaatan limbah singkong menjadi pakan ternak dengan teknologi yang dapat diterapkan yaitu alat perajang batang singkong (Rabakong).

2. Micro Nutrient Souce (MNS) untuk peningkatan ADG (average daily gain), dan komposisi ransum untuk ternak.

3. Peningkatan produktivitas kopi dan lada melalui pendekatan, seperti; teknik budidaya, penggunaan agensia hayati pengendali penyakit, dan grafting untuk komoditas lada yang sangat rentan terhadap penyakit busuk pangkal batang, serta teknologi tepat guna dibidang perikanan dan kehutanan.

Khusus perajang batang singkong (rabakong), melalui data Prof. Irwan mengatakan, “limbah batang singkong di Provinsi Lampung memiliki jumlah yang sangat banyak hingga mencapai 1.3684 juta ton/tahun, dan limbah batang singkong itu bisa dimanfaatkan secara efektif untuk mengurai persoalan yang ditimbulkan dari limbah batang singkong tersebut”.

Dekan FP Unila menyampaikan, (rabakong) perajang batang singkong ini, telah diuji melalui banyak penelitian, merupakan teknologi yang tepat guna, praktis, murah, dan sudah memperoleh paten dari Kemenkumham RI.

Apresiasi dalam menciptakan Rabakong.
Ir. Arinal Djunaidi menuturkan rasa bangga dan mengapresiasi atas karya perguruan tinggi negeri (PTN) terbesar di Lampung telah menciptakan mesin perajang batang singkong (Rabakong) mengubah limbah singkong menjadi pakan ternak, dan berharap alat ini dapat mendukung tercapainya target di Provinsi Lampung sebagai lumbung ternak nasional.

Pemerintah Provinsi Lampung akan terus bersinergi dengan perguruan tinggi termasuk Unila untuk mendukung percepatan keberhasilan dalam mewujudkan “Rakyat Lampung Berjaya”.

Mengampu kepada Fakultas Pertanian Unila untuk terus bersinergi dengan Pemprov Lampung dalam inovasi dan berkarya menciptakan teknologi pertanian baru dan modern yang nantinya dapat meningkatkan produksi nilai tambah kesejahteraan para petani dan masyarakat. Mengupayakan agar nantinya alat ini dapat dikembangkan untuk menjadi lebih baik lagi terutama dalam tampilan produknya.

Saya bangga akan temuan ini, selain nantinya dapat memenuhi kebutuhan pakan ternak Lampung, Pemprov Lampung juga bisa memasok ke daerah-daerah yang membutuhkan pakan ternak.”, ujar Gubernur Lampung dalam rapat kerja bersama dengan para Kepala OPD dilingkup pertanian.

Maju Cemerlang Faperta Kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EnglishIndonesian