Jurusan Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila) melalui Dr. Ir. Sudi Pramono, M.P., Ir. Lestari Wibowo, M.P., dan Puji Lestari, S.P., M.Si. menggelar program faperta berkarya dengan topikBudidaya Lebah Madu, Fakta dan Mitos Seputar Madu, Kamis, 14 Desember 2023, di Radar Lampung Televisi.
Lebah adalah serangga sosial yang hidup dalam koloni yang terorganisir dengan sangat baik. Koloni ini terdiri dari satu ratu, pekerja, dan lebah jantan. Ratu bertanggung jawab untuk bertelur, pekerja mengumpulkan nektar dan serbuk sari, sedangkan lebah jantan atau drone bertanggung jawab untuk perkawinan dengan ratu.
Lebah adalah jenis serangga yang mampu menghasilkan madu dari nektar, polen dan juga resin yang dikumpulkan oleh lebah pekerja. Lebah madu tertidiri dari 2 jenis yaitu jenis lebah bersengat dan lebah tanpa sengat yang dikenal dengan nama tawon klanceng atau kelulut. Baik lebah bersengat maupun tanpa sengat banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Madu yang dihasilkan oleh kedua jenis lebah ini memiliki karakteristik yang berbeda. Madu dari lebah tanpa sengat cenderung lebih cair dibandingkan dengan madu yang dihasilkan dari lebah bersengat yang memiliki tekstur kental.
Lebah madu menggunakan berbagai macam komunikasi, termasuk gerakan tubuh, getaran, dan aroma, untuk memberi tahu koloni tentang sumber makanan, lokasi sarang, atau bahaya potensial. Lebah pekerja mengumpulkan nektar dari bunga-bunga dan membawanya kembali ke sarang. Di dalam sarang, nektar ini diubah menjadi madu melalui proses pengeringan dan fermentasi yang dilakukan oleh lebah pekerja yang lain.
Madu adalah cairan manis yang dihasilkan oleh lebah madu dari nektar bunga atau sekresi dari bagian tertentu pada tanaman. Proses pembuatan madu dimulai ketika lebah pekerja mengumpulkan nektar dari bunga-bunga dengan menggunakan probosis atau lidah mereka. Nektar ini kemudian disimpan dalam kantung madu dan dibawa kembali ke sarang.
Di dalam sarang, lebah pekerja mengolah nektar tersebut dengan mengunyahnya dan melepaskan enzim tertentu. Proses ini memecah sebagian besar kadar air dalam nektar, mengubah gulanya menjadi jenis gula yang lebih sederhana, dan memungkinkan fermentasi yang diperlukan agar madu bisa bertahan lama.
Kandungan madu sangat bervariasi dan dapat dipengaruhi oleh jenis bunga atau tanaman tempat nektar dikumpulkan serta faktor lingkungan lainnya. Secara umum, madu mengandung:
- Gula: dapat berupa Glukosa dan fruktosa adalah komponen utama yang membuat madu menjadi manis.
- Enzim: Lebah menambahkan enzim mereka ke nektar yang membantu dalam proses penguraian dan fermentasi.
- Vitamin dan mineral: Meskipun dalam jumlah kecil, madu dapat mengandung beberapa vitamin dan mineral seperti vitamin C, kalsium, zat besi, dan magnesium.
- Antioksidan: Madu juga mengandung berbagai senyawa antioksidan yang dapat bermanfaat bagi kesehatan.
- Senyawa lain: Madu juga bisa mengandung berbagai senyawa seperti asam amino, flavonoid, dan komponen lain yang dapat memberikan manfaat kesehatan.
Kualitas madu dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor seperti sumber nektar, lingkungan, dan proses pengolahan. Madu memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi alami, sehingga sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai kondisi mulai dari sakit tenggorokan hingga luka bakar. Konsumsi madu juga dikaitkan dengan manfaat kesehatan seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meredakan batuk, dan menyediakan sumber energi yang baik karena kandungan gulanya.
Lebah madu memainkan peran penting dalam penyerbukan tanaman. Mereka membantu dalam proses reproduksi tanaman dan mempertahankan keanekaragaman hayati.
Populasi lebah madu telah mengalami penurunan di beberapa wilayah akibat berbagai faktor, seperti penggunaan pestisida, hilangnya habitat alami, dan gangguan iklim. Upaya pelestarian penting dilakukan untuk memastikan kelangsungan hidup mereka serta menjaga keberlanjutan ekosistem.
Jika masyarakat ingin budidaya lebah, apa yang harus dilakukan, apa saja syaratnya untuk bisa budidaya lebah?
proses pemerangkapan, penyiapan vegetasi.
Benarkah madu murni tidak bisa beku? Penyebab madu beku adalah kadar air dalam madu sangat rendah, sehingga gula dalam madu membentuk kristal-kristal gula sehingga terjadi pembekuan.
Banarkan madu murni tidak didatangi semut? Madu tetap akan disukai semut, sebab madu berasal dari nektar dan polen daari bunga yang mengandung gula. Namun gula pada madu adalah gula sederhana yang sudah diproses oleh lebah sehingga mudah dicerna dalam tubuh.
Semakin bergas madu semakin baik mitos atau fakta? Madu yang disimpan bergas menandakan terjadinya proses fermentasi di dalamnya, saat terjadi proses fermentasi maka enzim diastase yang terkandung di dalam madu akan mengalami kerusakan sehingga jika mad uterus terfermentasi maka manfaat dari madu akan hilang.
Bagaimana mengurangi kadar air madu? Dehumidifikasi atau pemanasan dengan suhu rendah di bawah 37 derajat.
Apakah keaslian madu bisa dibedakan berdasarkan warna madu? tidak, warna ditentukan dari sumber pakan dan jenis lebah.
Apakah uji lab bisa menentukan keaslian madu? Lalu bagaimana cara akurat untuk mengetahui kemurnian madu? uji organoleptic.
Mitos atau fakta jika madu murni tidak tembus jika dioleskan pada kertas atau tissue? Mitos.
Mengapa madu yang disimpan dalam kulkas akan menjadi lebih encer? sifat higroskopis meadu mengakibatkan madu bisa menyerap cairan disekitar madu.
Bagaimana cara menyimpan madu agar lebih awet? dalam wadah rapat, kedap udara, suhu ruang.
Apakah ada masa simpan atau tanggal kadaluarsa dari madu? Tidak ada, yang kadaluarsa adalah kemasannya.
Apakah kendala dalam budidaya lebah madu? hama dan lain-lain.
Bagaimana cara paling mudah bagi konsumen bisa mengetahui kalau madu yang mereka beli adalah madu murni? Tau sumbernya, label madu ada NKV.
Sumber data, Fakultas Pertanian Universitas Lampung, 2023.
Selengkapnya klik BUDIDAYA LEBAH MADU, FAKTA DAN MITOS SEPUTAR MADU
Maju Cemerlang Faperta Kita.


