Fakultas Pertanian Universitas Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola organisasi kemahasiswaan. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sosialisasi SPIA & SPIK dengan tema “Penguatan Tata Kelola dan Keuangan bagi Organisasi Kemahasiswaan” yang digelar dengan melibatkan seluruh organisasi mahasiswa (ormawa) di lingkungan fakultas.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Agustiansyah, S.P., M.Si.. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan organisasi, khususnya dalam aspek administrasi dan keuangan. Menurutnya, ormawa tidak hanya menjadi wadah pengembangan minat dan bakat mahasiswa, tetapi juga sarana belajar mengelola organisasi secara profesional.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pengurus ormawa dapat memahami sistem pengelolaan administrasi dan keuangan yang baik, sehingga setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat dipertanggungjawabkan dengan jelas,” ujarnya.

Selanjutnya, pemaparan materi disampaikan oleh Bendahara Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Agus Rahmadi. Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman teknis terkait pengelolaan keuangan organisasi, mulai dari perencanaan anggaran, pencatatan, hingga pelaporan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Materi kemudian dilanjutkan oleh Mira Sari, S.E., M.S.Ak selaku Kepala Bagian Umum dan Keuangan. Ia menjelaskan lebih lanjut mengenai implementasi SPIA & SPIK sebagai sistem yang mendukung tertib administrasi dan penguatan tata kelola keuangan di lingkungan fakultas.

Kegiatan ini berlangsung dengan interaktif, di mana para peserta dari berbagai ormawa aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar kendala yang sering dihadapi dalam pengelolaan organisasi. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya pengelolaan organisasi yang baik dan profesional.

Melalui Bimtek ini, diharapkan seluruh organisasi kemahasiswaan Fakultas Pertanian Universitas Lampung dapat semakin tertib dalam administrasi, transparan dalam keuangan, serta mampu menjalankan program kerja secara lebih efektif dan akuntabel. Dengan demikian, ormawa tidak hanya aktif dalam kegiatan, tetapi juga unggul dalam tata kelola.