Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila) menggelar diskusi lanjutan mengenai Implementasi Program Lada Lestari Lampung, Senin 24 Oktober 2022, diruang rapat dekanat FP Unila.

Acara dihadiri oleh Dekan FP Unila beserta para dosen FP Unila dan juga dihadiri oleh Mathew George, (Keith Spicers Representative pada project Organic Black Pepper), Tomy Adrianto, Direktur PT. Mitra. Dany Arengka, perwakilan GIZ Lampung untuk proyek Lada Organik.

Tujuan diskusi adalah untuk mengembalikan kejayaan tanaman lada di tanah Lampung melalui konsep pertanian organik.

Terdapat empat poin diskusi mengenai implementasi program lada lestari lampung, diantaranya adalah:

  1. Project Lada Organik diimplementasikan di tiga kabupaten: Tanggamus, Lampung Barat, Pesawaran. Targetnya adalah 1000 petani, kenaikan income 20%, tersedianya komoditas lada organik sertifikasi USOrganic dan Rainforest Aliance.
  2. MoU diharapkan bisa terlaksana untuk memayungi kegitan tim FP Unila dengan: GIZ dan PT Mitra.
  3. Tahap awal tim FP Unila adalah penyusunan modul lada organik yang terintegrasi dari hulu ke hilir dengan menyesuaikan kondisi spesifik kondisi Lampung
  4. Diharapkan kerjasama mutual bisa berlangsung di masa yg akan datang.

Maju Cemerlang Faperta Kita.