Tim GAMATALA UNILA Bekerja sama dengan PT. Great Giant Pineapple untuk Pengembangan Pemberdayaan Desa di Pinang Jaya

Tim GAMATALA (Gabungan Mahasiswa Ilmu Tanah Unila), berhasil meraih pendanaan P3D (Program Pengembangan Pemberdayaan Desa) di tahun 2021 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI. Kegiatan P3D merupakan kegiatan pembinaan, pengembangan serta pemberdayaan ke masyarakat melalui UKM atau Lembaga Eksekutif Mahasiswa.

Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari program Kampus Merdeka dari Kemendikbudristek. Merupakan suatu hal yang membanggakan, sebab GAMATALA adalah satu-satunya UKM di Unila yang lolos pendanaan dari Dikti: (Pengumuman Detail: https://lldikti7.ristekdikti.go.id/pengumumanDetail-23932).

Tim P3D ini dibimbing  Ibu Winih Sekaringtyas Ramadhani S.P., M.P. (Dosen Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung).

Program yang diangkat dari tim GAMATALA berjudul “Pertanian Semi Urban Safe and Healthy Farm dengan Skema Simantri dalam Mewujudkan Pembangunan Desa Terintegrasi untuk Mendukung Ketahanan Pangan yang Berkelanjutan”. Sistem Simantri yang diangkat pada kegiatan ini yaitu sistem terintegrasi antar berbagai sektor.

Sektor yang terlibat yaitu sektor pertanian, sektor perikanan dan peternakan serta sektor lingkungan hidup. Kegiatan P3D diadakan sebagai bentuk pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk menghasilkan produk sayuran sehat, pakan ikan/unggas organik serta mengelola sampah organik yang tepat dan aman secara mandiri. Sehingga dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan gizi dan ekonomi masyarakat di masa pandemic covid-19.

Kegiatan P3D yang dilakukan di Kelurahan Pinangjaya, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Lurah Pinang Jaya (Bapak Ujang Sarbini), Ketua SHF Pinang Jaya (Bapak Wayono) dan Masyarakat di Pinang Jaya.

Selain itu, tim P3D juga diberi kesempatan bekerja sama dengan PT. Great Giant Pineapple (PT. GGP) dari department LOB (Liquid Organic Biofertilizer). Dalam kerja sama, PT. GGP memberikan bantuan 1 ton pupuk kompos, 10 L biodekomposer dan 20 L pupuk hayati dengan merek dagang LOB (Liquid Organic Biofertilizer).

Selain itu, Bapak Eko Famuji Ariyanto S.P., M.P., M.Sc (Kepala Departemen LOB PT. GGP) juga memberikan materi terkait pentingnya aplikasi pupuk hayati dan kompos organik serta pelatihan cara pengaplikasikan pupuk organik untuk tanaman budidaya. Pupuk hayati LOB dapat digunakan sebagai pupuk organik yang mengandung mikroorganisme yang bermanfaat untuk menyediakan hara bagi tanaman.

Pupuk hayati Cair LOB mengandung mikroba yang memiliki peran sebagai penambat N, pelarut P dan pelarut K. Selain itu, LOB juga mengandung hormon auksin dan giberelin yang bermanfaat dalam pemicu pertumbuhan tanaman. Sehingga mampu mempercepat pertumbuhan tanaman.

Kegiatan kerja sama ini dilakukan sebagai wujud kepedulian serta dukungan pihak perusahaan swasa dalam mendukung pertanian organik dan tanaman sehat di Indonesia. “Semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat serta terjalin kerjasama antara PT. GGP, Unila dan Desa Pinangjaya” (Sumber: Tim GGP).

EnglishIndonesian