Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila) mengadakan rapat untuk membentuk Tim Penguatan Prestasi Kemahasiswaan yang dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dr. Ir Kuswanta Futas Hidayat, M.P., dan Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Dr. Ir. Abdullah Aman Damai M.Si., serta 20 dosen sebagai tim penguatan program prestasi kemahasiswaan FP Unila, bertempat di Ruang Sidang Dekanat, Kamis (25/02/2021).

Pembentukan tim ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi dari bidang penalaran dan kreatifitas, kewirausahaan serta pengabdian dan pengembangan karakter yang akan menunjang penilaian yang ada di Sistem Informasi Manajemen Pemeringkatan Kemahasiswaan (SIMKATMAWA).

Dalam kesempatannya, Dr. Ir Kuswanta Futas Hidayat, M.P. menegaskan “bahwa mempertahankan emas di PIMNAS lebih berat dibandingkan mengejar emas”.

Dekan Pertanian Unila, Prof. Dr. Ir. Irwan Sukri Banuwa, M.Si., memprogramkan untuk PIMNAS tahun ini bisa lebih baik dari tahun 2020.

Lebih lanjut dapat diketahui bersama, bahwa FP Unila masih perlu penguatan Lembaga Kemahasiswaan (LK). “Hal ini karena banyak sekali kegiatan kemahasiswaan yang tidak diketahui oleh fakultas, dengan kata lain mereka mengikuti kegiatan lomba atau kegiatan mahasiswa secara mandiri serta masih rendahnya informasi yang diterima oleh mahasiswa melalui Fakultas” Ujar, Drh. Madi Hartono, M.P.

Upaya-upaya yang akan dikerjakan oleh FP Unila dengan adanya Tim Penguatan ini perlu dirancang mulai dari Rekognisi, Penguatan dan Aktualisasi.

Dalam hal rekognisi perlu melakukan pendataan lomba-lomba atau kegiatan kompetisi kemahasiswaan yang ada baik akademis maupun non akademis.

Memetakan bakat mahasiswa yang potensial setiap angkatan, untuk kedepannya mulai mahasiswa baru. Perlu perlakuan khusus bagi mahasiswa yang berpotensi tersebut sehingga terjaga kualitas dari mahasiswa tersebut.

Untuk penguatan sendiri kita membangun sistem informasi yang mudah dan tepat sasaran bagi mahasiswa yang berpotensi tersebut.

Kelompok potensial yang telah terdata bisa dilakukan penguatan sesuai bidang keunggulan mereka masing-masing. Sedangkan untuk aktualisai salah satu contoh membuat kompetisi maupun perlombaan tingkat fakultas.

Beberapa contoh kegiatan yaitu berupa “Dekan Cup” berkaitan lomba karya tulis atau Kompetisi Teknologi Lingkup Pertanian (dengan kriteria Konsep, Teknologi dan Video).

Lebih lanjut Dr. Makhrus Ali, S.Pi., M.Si., kelemahan pada prestasi kemahasiswaan kita yaitu rendahnya motivasi baik dari mahasiswa maupun dosen pendamping.

Terlambatnya updating data informasi tentang kegiatan mahasiswa terlihat dari kegiatan mahasiswa yang berjalan sendiri-sendiri. Oleh karena itu perlu adanya kerjasama dan sama-sama kerja. (Agung Kusuma Wijaya, S.Pt., M.P.)

MAJU CEMERLANG FAPERTA KITA