PT Syngenta Seed Indonesia dan Fakultas Pertanian Universitas Lampung (FP Unila) menyelenggarakan acara diskusi tentang Komunikasi Risiko Pengujian Keamanan Lingkungan Jagung Produk Rekayasan Genetik (PRG) pada Lapang Uji Terbatas (LUT) Lampung, Selasa (2/11/2021) bertempat di aula pertanian.

Dalam rangka meningkatkan produktivitas tanaman jagung, PT Syngenta Seed Indonesia sudah merakit varietas jagung hibrida unggul produk rekayasa genetik (PRG) yang tahan terhadap ulat grayak, penggerek batang, penggerek tongkol, dan/atau tahan terhadap herbisida glifosat.

Pengujian keamanan hayati atau keamanan lingkungan di Lapangan Uji Terbatas (LUT) varietas-varietas tersebut akan dilakukan di Lampung sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan Sertifikat Keamanan Hayati dari Komisi Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik.

Tujuan acara adalah untuk menguji ketahanan jagung terhadap serangan hama. Oleh karena itu, PT Syngenta Seed Indonesia merangkul akademisi salah satunya Fakultas Pertanian Universitas Lampung dalam rangka untuk meningkatkan produksi jagung di Indonesia khususnya di Provinsi Lampung.

Maju Cemerlang Faperta Kita.